26 July 2011

Tarbiyyah Hati .

Dengan namaMu ya Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .

Allahu Akbar .

Sakitnya hati .

Pedih .

Bagai tersiat pedang yang tajam .

Namun kupercaya , segalanya adalah tarbiyyah . Tarbiyyah buat hati yang makin lama makin tak berisi .

Allahu Akbar ... Memang benar . Hari Pembalasan itu sudah dekat .

Semakin hari semakin menghampiri .

Allah ... Selamatkah kami di saat itu nanti ?

Akhlaq tak serupa penampilan .

Allahu Akbar . Memang benar . Muslimat bertudung labuh , bertudung litup , muslimin berkopiah semua memang tak sempurna . Tapi mengapa tak dihampiri kesempurnaan itu ? Allah ... Sedih sangat . Orang sana bercerita , orang sini bercerita . Betullah , mulut orang kita tak boleh tutup , tapi kalau kita tak berusaha untuk tutup orang , nak buat macamana ? Kita yang menyebabkan mulut orang bercerita . Nak salahkan siapa ?

Allah ... Ana tak berniat nak malukan sesiapa sebab apapun ana juga akan kena tempiasnya tapi marilah muhasabah diri balik . Kita sebagai daie sibuk duk berdakwah sana sini , berteriak pada manusia di luar sana 'jauhi zina , jauhi zina' tapi kita sendiri mendekatinya . Macamana tu ? Berkesankah dakwah yang cuba disampaikan ? Dalam Al-Qur'an Allah dah berfirman , Dia tak suka orang yang mengatakan sesuatu yang tak dikerjakan . Tapi kita zaman sekarang ? Peringatan-peringatan yang bersepah sini sana dari Allah , tak hirau langsung .

Apa yang nak bising sangat ni ? Kenapa nak bising ?

Hmmm ... Apa perasaan entum kalau orang yang entum sayang , yang entum hormat , yang entum rapat , buat sesuatu yang langsung entum tak jangka ? Nak nak pulak penampilan memang ana bagi 10/10 markah . Tapi ? Allahu Akbar ... Tak segan silu sepanjang masa dok bercalling-calling , bermesra-mesraan dalam phone , pergaulan tak terbatas di alam maya (fb,ym) . Allahu Akbar . Memang sedih . Orang yang kita sayang , kita respect , yang pernah kita jadikan contoh , tapi buat sesuatu yang unexpected . Entahlah . Mungkin mereka rasa ada perbezaan kot antara ikhtilat face-to-face dengan ikhtilat di alam maya . Apa perbezaannya ? Kat fb , ym , tak nampak muka , cuma dengar suara . Apa persamaannya ? Dosa dia tetap sama .

Inikah tarbiyyah hati ?

Tersentap , tersentak .

Beberapa hari lepas , terserempak pulak dengan seseorang ni . Agak dihormati jugak . Tapi berjalan berduaan . Tersentap . Terkesima seketika . Terkedu .Tak terkata apa-apa . Allahu Akbar ... Allah , sedihnya ... Sahabat seperjuangan yang dikasihi . Terasa seperti seseorang yang tak pernah kukenali .

Dalam kes lain , pernah bila ditegur , melenting . Allah ... Terkejut buat kali kedua . Salahkah yang muda menegur yang tua ? Nak kata tinggi suara , tak pulak . Sebab ana tau apa itu menghormati orang yang lebih tua . Tapi bila kita menegur , di'tembak'nya kita balik . Allah ... Perasaan itu hanya Allah yang tahu . Sampai naik serik pulak walau untuk mendekatinya . Walhal sebelum ni rapat je . Entahlah . Makin lama makin jauh . Entah siapa antara kami yang menjauhkan diri , Allah lebih tahu .

Terkadang sedih yang amat . Apa agaknya orang akan kata , bila kita nasihat orang lain tapi diri sendiri pun tak terbela ? Kita menegur orang , jaga pergaulan , jaga-jaga dalam berikhtilat . Tapi kita sendiri melangkaui batasan ikhtilat tu sendiri .

Bila dekat wall fb , dekat blog , masyaAllah , ayat-ayat memuji Allah keseluruhannya . Tapi realitinya , Allah lebih tahu . Kadang-kadang tu nak je tanya , 'are you happy for having two characters at one time ?' Di alam maya lain , di alam realiti sangat lain . Apa ye pepatah yang orang Melayu sebut , bersesuaian dengan keadaan kat atas ? I wont tell , but you tell yourself instead . (persoalan ni walau macamanapun turut diajukan pada diri sendiri) :)

Adakah ini dipanggil tarbiyyah hati ?

Sedih pun ada .

Sedih kan , bila kita menghulurkan sesuatu , tapi tak ada yang menyambut ? Situasi ni selalu berlaku dalam kehidupan seharian tapi tak ramai yang sedar .

Sedih tak , bila kita beri sesuatu pada seseorang , tak kisahlah makanan ke , barang-barang lain ke apa , tapi dia tak nak ? Memanglah mereka ada alasan sendiri (rasanya) but still , kita akan rasa sedih kan ?

Sedih tak , kalau kita beria-ia nak ajak sahabat kita pergi ke suatu tempat tak kisahlah nak belajar sama-sama ke , nak ajak pergi lunch ke , but they simply answered no . Kalau sekali dua tak apa lagi . Tapi kalau selalunya macam tu ? Nak tak nak mesti ada perasaan sedih jugak . Rasa macam orang tak sudi je . Sebab macam yang ana cakap tadi ; kita beria-ia .

Sekarang ana nak kongsi , pernah tak dengar dalil tentang besarnya pahala memenuhi sesuatu jemputan ? Dan betapa besarnya a pahal bila kitmembahagiakan hati seseorang ? Sebenarnya lebih kurang je . BIlamana kita memenuhi jemputan orang sekaligus kita akan menggembirakan hati mereka . Dan saat 'jemputan-jemputan' yang ana tawarkan ni ditolak , satu persoalan bermain ; tak tahukah dan tak mahukah mereka akan banyaknya pahala bila membahagiakan seseorang ? Allahu Akbar .

Sebenarnya kalau difikirkan balik , hidup ini memang ibarat roda . Mungkin apa yang orang buat pada kita yang kita tak suka tu sebenarnya adalah balasan kerana kita pernah buat benda yang sama pada orang lain , siapa tahu ?

Allah , ampunilah aku .

Tak habis lagi kat situ . Cuba kaitkan , hubungan kita dengan Allah . Allah memberi ,kita tak mahu menyambut . Agak-agak sama tak situasi ni ?

Allah bagi masa untuk buat bekalan , bertaubat atas segala dosa , tapi kita sia-siakan .

Allah bagi peringatan-peringatan , kita buat-buat tak nampak . At last , jadi apa agaknya ye ?

Isu Murtad .

Isu ni memang dah lama . Tapi kali ni kembali hangat . Allah ... Memang benar , dunia betul-betul dah nak sampai ke penghujungnya . Tiba-tiba dibangkitkan isu ni . Bayangkan , agama Islam sebagai agama rasmi Malaysia tiba-tiba dipertikaikan . KeIslaman seseorang yang dinyatakan dalam MyKad (IC) tiba-tiba dipersoal . Lagi yang tak tahan , bayi yang baru lahir tak boleh terus dikatakan Islam selagi tak berumur 18 tahun . Habis , dalam masa 18 tahun mereka ni beramal dengan agama apa ???

50 ahli politik Islam pulak menurunkan tanda-tanda tangan tanda persetujuan . Allahu Akbar . Hmmm kalau tiba-tiba blog ana dijumpai , then diambil tindakan ke apa , do'akan lah ye . Takut jugak buat entri macamni . Tapi sampai bila kita nak berdiam diri ? Macam lembu dicucuk hidung . Orang kata A , kita pun ikut . Orang kata B , pun kita ikut . Kalau orang ajak masuk Neraka , nak ikut jugak ke ?

Tadi kami (ahli mesyurat tingkap a.k.a roommates) pun bincangkan jugak isu ni . Tapi konklusinya kami semua takut , bilamana memikirkan mereka mereka yang bersetuju dengan cadangan yang diusulkan ni sebenarnya sedar atau tidak , apa yang mereka sedang 'argue'kan adalah ISLAM , agama yang dibawa Rasulullah kekasih Allah . Entahlah . Dalam Al-Qur'an juga ada disebutkan yang bermaksud , sampai satu saat , mata mereka akan dikaburi yakni perkara yang salah tu pada pandangan mereka adalah betul . Allahu Akbar . Na'udzubillah . Moga Allah terus menetapkan iman kita semua . Aamiin .

Tarbiyyah Hati .

Berbalik pada cerita bab hati . Allahu Akbar , begitu halus , begitu cantiknya cara Allah dalam mendidik hati para hambaNya . Segala ujian dalam bentuk apa sekalipun , semuanya mampu mendidik hati , melembutkan dan menyedarkan hati kita agar kembali dekat denganNya , kembali ingat padaNya andai setiap yang dilalui disertakan dengan sabar dan do'a . Tapi jarang kita dapat bersabar dalam situasi-situasi macam ni dan seterusnya menyandarkan segalanya pada Allah .

Saat kita naik angin , saat hati panas , saat kita marah dengan seseorang , mesti kita nak cakap sesuatu pada dia kan ? Dan kita selalu menamakannya sebagai nasihat . Betul ke nasihat ? The answer is exactly no . Saat kita menegur seseorang , dengan hati yang panas , itu bukanlah nasihat . Nasihat yang betul-betul ikhlas adalah bilamana walau seseorang tu tak terima nasihat kita , kita tetap tersenyum , malah berdo'a agar Allah bukakan hatinya suatu saat nanti . Dan itulah yang kita panggil nasihat :)

Allahu Akbar . Begitu mudah melakarkan kata-kata kan ? Tapi nak laksanakan , memang payah .

Benarlah , mujahadah itu bukan kerja mudah .

p/s : entry yang sangat chaotic . bercampur aduk . ditulis saat hati dan perasaan sedang bermain dengan iman .

1 comment:

  1. assalamualaikum.

    dulu masa muda saya pernah juga menyaksikan perkara seperti ini berlaku.

    kakak atau kawan yang kita respect, penampilan baik, menjaga aurat, tapi buat benda2 yang saudari sebutkan itu. dulu fb x de lg, kebanyakan mereka bertelefon berjam2.

    masa tu saya pk, apa guna pakai elok2, tp buat perangai tidak senonoh. malah, saya yang ketika itu merupakan pelajar kejuruteraan yang biasanya gila2, memandang serong kepada pelajar pengajian islam ketika itu. saya tidak mempercayai mereka lagi. pada saya, pakaian bukan segala2nya.

    tapi, saya terjumpa seorg kakak yang sangat baik akhlaknya sesama muslimat, namun sangat tegas di kalangan muslimin. saya kagum. dan perkara itu membuka hati saya utk memakai seperti mereka. Tapi dalam pada yg sama, cuba utk bersikap seperti mereka.

    Bila saya terbaca entry awak. saya terkenang balik pada akak2 tersebut. ada yang akhirnya berkahwin dgn pasangan mereka itu. ada juga yang tak menjadi, frust. tapi saya tidak tahu apa jadi kepada mereka.

    cuba bila saya pk semula sekarang. saya merasakan seperti tahu apa puncanya mereka menjadi lemah begitu dan mudah terjebak.

    walaupun berpengetahuan agama yang mendalam dibandingkan dgn saya ketika itu, tetapi mereka mungkin kurg kefahaman dan penghayatan. di tambah dgn sikap leka dan lagha. suka membaca novel2 cinta dan menonton tv. jadi, umur yang muda, ditambah kurgnya penerapan ilmu yang berterusan (mereka ini juga join usrah, cuma saya rasa mereka tidak rutin ke kuliah ilmu yang sahih) menyebabkan mereka hanyut. tidak ada ketahanan diri yang kuat. dan mereka ketika itu gemar menjustifikasikan tindakan mereka. saya ketika itu masih muda, dikira junior satu rumah. saya masih dianggap budak, kerana pada ketika itu saya thn 2, mereka sudah thn 4.

    ada juga keluhan dari mereka supaya cpt2 mencari jodoh di universiti, bimbang digelar andalusia jika lewat mencari dari sekarang. dan caranya, walaupun nampak islamik, ia sebenarnya tidak. kerana tidak ada dalam kamus islam bahawa kita boleh bersembang santai dgn lelaki bukan mahram, siapa pun dia melainkan ada tujuan tertentu yang mendesak. namun mereka masih berselubung atas nama dakwah dan islam, bila mana nama antara mereka masih -ana-enti-anta - lagi. agak kelakar jika difikirkan. boleh salah gelaran dalam bahasa arab itu, tp yang kelakar adalah betapa berusaha nya mereka utk mengislamkan apa yang tidak islam pada dasarnya.

    walau bagaimanapun saya sentiasa mendoakan kebahagiaan mereka. ada juga kebaikan mereka yang tidak boleh dinafikan. mungkin mereka sudah bertaubat.

    yang pasti, nasihat saya, anda jgn begitu.

    tambahkan ilmu. sibukkan dgn ilmu akhirat dan dunia. anda akan merasakan hidup anda sangat bermakna. insha-allah.

    :)

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...