30 May 2011

Oh Dugaan ...

Bismillahi Rahmani Rahim .

Alhamdulillah ya Rahman , diri ini masih Kau beri nikmat tanpa putus dan cela hingga ke saat dan detik ini
Alhamdulillah wa syukurillah ...

Alhamdulillah , almost recovered from shock . Enormous shock .

Seakan hilang pertimbangan , saat mendapat berita tentang emak . Sejujurnya , tidak dapat digambarkan perasaan itu . Sedih pun tidak , sayu pun tidak . Ana cuma terdiam .
Terdiam selama beberapa hari . Terdiam sambil berfikir dan memerah otak ; apakah perasaan yang sepatutnya aku rasakan saat ini ?

Tak dapat diterjemah , sama ada ini adalah perasaan redha yang Allah kurniakan , atau sebaliknya . Seakan mengalami kecelaruan minda dan perasaan . Tapi memang sejak dua menjak ni ana mengalami perasaan yang sama , terutama dalam membuat pilihan . Tentang makanan terutamanya .

Pergi pasar malam , keluar hampir setangah jam , balik dengan tangan kosong . Ditanya ; beli apa ? Cuma senyum , sambil menggeleng kepala . Bukan sekali dua , tapi dah banyak kali . Bakal doktor di luar sana , adakah ini namanya penyakit lupa ? Hmm masa cuti dah makan entah apa-apa , mana tak lupa nya ...

Masalah ni berlanjutan bila dapat berita tu . Ana tak tipu . Memang tak ada perasaan . Totally zero .

Anyhow , ana tak pernah berhenti meminta , that i can replace her . Kuasa Allah , apapun boleh jadi kan ?

After the post ive wrote few days ago , perasaan tak enak menyelubungi diri . You know what , its not a good feeling when everyone is showing their sympathy on us . It really didnt feel good .

Im not blaming all of you . Its my fault from the beginning . Maybe i just dont realize , im begging others sympathy or sorts but pretending to ask a favour . Allahu Akbar ...

Setiap satu kebaikan yang kita cuba lakukan , lebih-lebih lagi bila kita ingin cuba istiqamah dengannya , percayalah , ada banyak dugaan dan ujian yang menanti .

Ya , ana juga cuba istiqamah . Dan ya , dugaan dan ujian itu sudah mula mendatangi .

* * * * *          * * * * *          * * * * *

T : Bila awak nak masuk (sambung belajar) balik ?

A : Next weekend .

T : What course are you ?

A : ICT , or IT .

T : Good . Bagusla . Memang tengah diperlukan pun sekarang . But you know what , the professional didnt come out like you (means bertudung labuh , berjubah segala) . Its really unprofessional looking . Just look at the professional , mana ada yang berjubah ni semua . When you're wearing those cloth , you will scare others . Orang tengok pun lari .

A : (senyum)

T : Balik rumah and think about it .

A : (senyum sambil mata mengekori)

* * * * *          * * * * *          * * * * *
Allahu Akbar ... Memang benar , setiap apa yang Allah jadikan dan berikan , memang ada hikmahnya tersendiri . 'Nasihat' ni diberi saat ana dalam keadaan dilema dan dalam kecelaruan minda tu . Jadinya memang ana tak makan hati pun masa tu . Alhamdulillah , masih mampu senyum kepada si pemberi nasihat who sholud i actually call , teacher .

Bila dah balik rumah , ana ada jugak fikir tentang apa yang dinasihatkan tu . Dan kalau masa boleh diputarkan , ana berhasrat untuk katakan ; i dont care on what people will say . but i care so much on what Allah will say . Kalau ya pun ditakdirkan ana tak dapat pekerjaan disebabkan apa yang ana pakai , ana redha . Lagipun , siapa tahu , andai Allah dah tetapkan , ana akan dipanggilNya beberapa ketika lagi ? Bukan setakat kerja , belajar pun tak habis ...

Hikmah dari berita yang Allah beri tu ; ana jadi tak kesah dengan apa yang orang cakap atau buat pada ana . Dan bila sesuatu halangan menduga , tak menjadi masalah kepada ana memandangkan apa yang dilalui mak ana itu lebih besar . Jadi masalah yang mendatang itu ana cuma anggap ia kecil dan remeh . Lalui je , habis cerita . Indah kan aturannya ?

Berita tu juga mengajar ana erti redha . Dan apa itu maksud pinjaman . Kadang kala kita lupa bahawa apa yang Allah beri itu semuanya adalah pinjaman , bukannya kekal milik kita selamanya . Jadi berita itu ana anggap sebagai peringatan kepada ana , tentang pinjaman yang Dia berikan . Jadinya , bukan ana sahaja yang perlu beringat dan bersedia , tapi entum juga ^^

Ok , sampailah di penghujung rancangan . Syukran kepada sahabat sahabiyyah yang mendo'akan , baik buat mak ana mahupun buat diri ana sendiri . Semoga Allah membalasnya . Anyhow , if you meet me somewhere , please , dont make that pity face ok ? It makes me weaker honestly ^^, Lagipun im really ok right now . No worries .

tak chomey lah gini ...

Tentang penarikan diri dari terus menconteng di muka Encik Blog , sila abaikan . ^^,

Yang baik itu dari Allah , yang sebaliknya juga dari Dia , namun berlandaskan diri ana yang lemah lagi hina ini . Wallahu'alam .

2 comments:

  1. Salam..

    Minda adalah indikator kepada keadaan emosi
    Hati adalah kunci ketenangan dan kedamaian
    Dikala ditimpa musibah mahupun nikmat,
    satu perihal pelik akan berlaku,
    mereka akan relax jerk spanjang kehidupan ini,
    kerana mereka yakin as what you said,
    hanya lah pinjaman dan juga ujian..

    Tataplarh dirimu dengan senyum,
    bukan hanya orang lain akan gembira,
    malah dirimu sentiasa dilimpahi kegirangan
    (bila tengok kat cermin kita sedang senyum)

    Insha-Allah...

    Ina Allah ma'ana...

    Teruskan jihadmu merealisasikan impian ummat islam untuk mencapai ustazyatul alam...

    Kami mendoakan agar anti tabah dan teruskan perjuangan jihad mu dalm mentarbiyah dirimu...

    Chaiyok..!!!

    ReplyDelete
  2. Salam alaik.

    Tersenyum membaca post ni dari awal sehingga akhir (=

    kenapa? sebab byk yang Allah cuba didik enti, ya Rabb.

    Dugaan bukan hanya menguji tapi mematangkan kita tentang erti kehidupan yang sentiasa berputar. Dugaan mengajar erti kekuatan, dugaan mengajar kita berfikir jauh. Sebab hakikatnya laluan kehidupan ini sentiasa penuh ranjau bukan? (=

    moga sentiasa diberi kekuatan, insyaAllah (=

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...