15 November 2010

Wahai Sang Adam .

Dengan namaMu ya Allah , yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh ...

Wahai Sang Adam ,
Aku sedar aku bukanlah wanita yang telah dijamin untuk menjadi penghuni JannahNya . Namun kupunya permintaan buatmu , agar kau sama-sama membantuku menuju redhoNya ...

Andai kupunya sesuatu yang membuatkan hatimu tertarik , janganlah sekali kali kau mengungkapkan kata cintamu . Kerana aku khuatir kata-kata itu akan membuatkan aku lalai terhadap Dia , yang merupakan cinta pertamaku . Jangan dilafaz , hingga tiba saat kau tahu , dirimu dan diriku telah bersedia . Sesungguhnya sesuatu yang kau tahan kerana haramnya ia , akan Allah beri padamu dengan jalan yang halal .

Jangan kau ungkap kata-kata sayang buatku , atau kepada sesiapa sahaja , melainkan dia sudah menjadi milikmu yang sah . Sebaliknya ucaplah sebanyaknya perkataan dan ayat-ayat cinta , kepadaNya yang lebih mencintaimu .

Ingin aku nyatakan , aku tidak suka akan puji-pujian . Bukan kerana aku seorang yang tiada cacat cela dalam beramal , namun aku sangat bimbang puji-pujian darimu akan mengheret aku ke lembah hina , berpakaiankan sifat riak dan ujub . Sejujurnya aku sedih , saat menerima pujian darimu . Kerana sesungguhnya Dialah yang layak ke atas puji-pujian itu . Jadi ku mohon , berhentilah dari memujiku ! Sebaliknya puja dan pujilah Dia , kerana Dialah yang menjadikan aku seperti ini , hingga membuatkan kau ingin memujiku .

Jangan juga kau buka lorong-lorong yang akan menjurus ke kancah maksiat , sms yang sia-sia , kata-kata yang membuang masa , dan segala apa yang menjurus ke jalan yang dilaknatNya . Carilah redhoNya , dan bukan murkaNya .

Wahai Sang Adam ,

Kuakui , aku pernah terlalai dan terleka , dibuai perasaan yang datangnya dibisik syaitan laknatullah . Namun percayalah , diriku kini sedang sedaya upaya memperbaik diri . Sedaya upaya mendekat padaNya , dan menjauh dari segala yang boleh menjauhkan aku dariNya . Sama-samalah kita perbaiki amal kepadaNya . Moga diampuni segala dosa lalu .

Justeru , terpaksa kukatakan , cintamu dan kasihmu , tak dapat ku dahulukan , kerana cintaNya melebihi segala-gala . Di sini , setingi-tinggi maaf aku ungkapkan , aku tidak akan menerima dirimu walhal sesiapapun , sehinggalah tiba saat ketika , bilamana aku benar benar bersedia . Bersedia dengan ilmu dan amal , sepertimana yang disaran .

Maaf juga kupinta , aku tak mampu untuk berkata-kata , yakni berterus terang denganmu . Kuharap kau memahami hasratku ini . Pertolongan darimu amat kuharap dan akan kusanjung tinggi . Tinggalkanlah aku , lupakanlah aku . Berhentilah menggangguku dengan kata-kata manismu . Kerana andai takdir telah tertulis di Lauh Mahfuz , tiadalah siapa yang dapat mengubahnya .

Biarlah saat dan masa yang menentukan . InsyaAllah , andai ada jodoh antara kita , Allah tentu akan menyatukan . Sesungguhnya kemanisan bercinta selepas pernikahan itu lebih manis , berbanding cinta yang diputik sebelum adanya ikatan suci .

Wahai Sang Adam ,

Saat kau membaca warkah ini , bukan balasan warkah darimu yang kuharapkan . Cukuplah sekadar kau mengerti dan memahami tentang apa yang aku inginkan . Kuharap tiada lagi kata-kata sapaan mesra darimu . Aku seorang mahasiswi , yang punya cita-cita untuk dicapai . Bukan hanya cita-cita duniawi , bahkan juga ukhrawi . Jangan kau masuk ke dalam hidupku , kelak akan punah semuanya .

Setulus do'a dariku , agar kau mampu bersabar , menunggu saat tibanya saat itu .Sesungguhnya Allah sentiasa bersama dengan orang-orang yang sabar . Padamkan perasaan kasih dan cinta buatku , sebaliknya tingkatkanlah cinta dan kasih buatNya .

Wallahua'lam .
Dari hamba hina bergelar muslimah .

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...