23 March 2010

Etika + Batas pergaulan lelaki & perempuan .

1 . Menundukkan pandangan : ALLAH memerintahkan kaum lelaki untuk menundukkan pandangannya , sebagaimana firmanNYA ; Katakanlah kepada laki-laki yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya . (an-Nuur : 30) - teringatkan KN samura .

Sebagaimana hal ini juga diperintahkan kepada kaum wanita beriman , ALLAH berfirman ; Dan katakanlah kepada wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. (an-Nuur : 31)

2 . Menutup Aurat ; ALLAH berfirman dan janganlah mereka mennampakkan perhiasannya , kecuali yang biasa nampak daripadanya . Dan hendaklah mereka melabuhkan kain tudung ke dadanya . (an-Nuur: 31)
Juga FirmanNYA ; Hai nabi , katakanlah kepada isteri-isterimu , anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin : Hendaklah mereka melabuhkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka .
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenali , kerana itu mereka tidak diganggu . Dan ALLAH adalah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang . (an-Nuur: 59).

Perintah menutup aurat juga berlaku bagi semua jenis. Dari Abu Daud Said al-Khudri r.a. berkata :
Rasulullah SAW bersabda : Janganlah seseorang lelaki memandang aurat lelaki , begitu juga dengan wanita jangan melihat aurat wanita .

3 . Adanya pembatas antara lelaki dengan wanita ; Kalau ada sebuah keperluan terhadap kaum yang berbeza jenis , harus disampaikan dari balik tabir pembatas .

Sebagaimana firmanNYA ; Dan apabila kalian meminta sesuatu kepada mereka (para wanita) maka mintalah dari balik hijab . (al-Ahzaab: 53)

4 . Tidak berdua-duaan Di Antara Lelaki Dan Perempuan ; Dari Ibnu Abbas r.a. berkata : Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : Janganlah seorang lelaki berdua-duaan (khalwat) dengan wanita kecuali bersama mahramnya . (Hadis Riwayat Bukhari & Muslim)

Dari Jabir bin Samurah berkata ; Rasulullah SAW bersabda : Janganlah salah seorang dari kalian berdua-duan dengan seorang wanita , kerana syaitan akan menjadi ketiganya . (Hadis Riwayat Ahmad & Tirmidzi dengan sanad yang sahih)

5 . Tidak Melunakkan Ucapan (Percakapan) : Seorang wanita dilarang melunakkan ucapannya ketika berbicara selain kepada suaminya . Firman ALLAH SWT ; Hai isteri-isteri Nabi , kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain , jika kamu bertakwa . Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara (berkata-kata yang menggoda) sehingga berkeinginan orang yang ada penyakit di dalam hatinya tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik . (al-Ahzaab: 32)

Berkata Imam Ibnu Kathir ; Ini adalah beberapa etika yang diperintahkan oleh ALLAH kepada para isteri Rasulullah SAW serta kepada para wanita mukminah lainnya , iaitu hendaklah dia kalau berbicara dengan orang lain tanpa suara merdu , dalam pengertian janganlah seorang wanita berbicara dengan orang lain sebagaimana dia berbicara dengan suaminya . (Tafsir Ibnu Kathir 3/350)

6 . Tidak Menyentuh Kaum Berlawanan Jenis ; Dari Maqil bin Yasar r.a. berkata ; Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi itu masih lebih baik daripada menyentuh kaum wanita yang tidak halal baginnya. (Hadis Hasan Riwayat Thabrani dalam Mujam Kabir)

Berkata Syaikh al-Abani Rahimahullah ; Dalam hadis ini terdapat ancaman kera sterhadap orang-orang yang menyentuh wanita yang tidak halal baginya . (Ash-Shohihah 1/44 Rasulullah SAW tidak pernah menyentuh wanita meskipun dalam saat-saat penting seperti membaiat dan lain-lainnya . Dari Aishah berkata ; Demi ALLAH , tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat .
(Hadis Riwayat Bukhari)

Inilah sebahagian etika pergaulan lelaki dan wanita selain mahram , yang mana apabila seseorang melanggar semuanya atau sebahagiannya saja akan menjadi dosa zina baginya , sebagaimana sabda Rasulullah SAW ; Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya ALLAH menetapkan untuk anak adam bahagiannya dari zina , yang pasti akan mengenainya .

Zina mata dengan memandang , zina lisan dengan berbicara , sedangkan jiwa berkeinginan serta berangan-angan , lalu farji yang akan membenarkan atau mendustakan semuanya . (Hadis Riwayat Bukhari , Muslim & Abu Daud)

Padahal ALLAH SWT telah melarang perbuatan zina dan segala sesuatu yang boleh mendekati kepada perbuatan zina . Sebagaimana FirmanNYA ; Dan janganlah kamu mendekati zina , sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk . (al-Isra: 32)
p/s : Sementara nyawa masih dikandung badan , sama-samalah kita bertaubat & jauhi segala larangan yang Allah tetapkan . Jangan bila nyawa dah nak bercerai dari badan , baru nak bertaubat ! =B

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...